Komunikasi Antar Pribadi
Komunikasi Antar Pribadi
Oleh : Eva Noor Jannah 1940310007
Institut Agama Islam Negeri Kudus|Manajemen Dakwah A3 Ilmu Komunikasi
Komunikasi Antar Pribadi
✓Pengertian
• Komunikasi Antar Pribadi adalah komunikasi yang dilakukan dalam suatu hubungan interpersonal antara dua orang atau lebih, baik secara verbal maupun non verbal dengan tujuan untuk mencapai kesamaan makna.
Komunikasi Antar Pribadi tidak hanya tentang apa yang dilakukan dan apa yang di terima namun juga tentang bagaimana hal itu dilakukan, bagaimana bahasa tubuh yang digunakan, dan apa ekspresi wajah yang diberikan.
• komunikasi Antar Pribadi menurut para ahli
1. Menurut Judy C.Pearson, dkk (2011), komunikasi Antar Pribadi sebagai proses yang menggunakan pesan-pesan untuk mencapai kesamaan makna antara 2 orang dalam situasi yang memungkinkan adanya kesempatan yang sama bagi pembicara dan pendengar.
2. Joseph A. DeVito (2013), komunikasi Antar Pribadi adalah interaksi verbal dan nonverbal antara dua orang atau lebih yang saling tergantung sama lain.
3. Widjaya, komunikasi antar pribadi sebuah Proses pengiriman dan penerimaan pesan diantara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang dengan berbagi efek dan umpan balik.
Tanda khusus yang ada dalam komunikasi antar pribadi terletak pada arus balik langsung. Komunikasi Antar Pribadi dapat dilakukan dengan bertatap muka langsung maupun dengan bantuan media.
Ditinjau berdasar sifatnya, komunikasi antar pribadi dibagi dalam :
Komunikasi verbal (verbal communication)
Merupakan bentuk komunikasi yang disampaikan secara tertulis (written) atau lisan (oral). Komunikasi verbal lebih mudah disampaikan karena pesan yang disampaikan lebih mudah dimengerti. Ini disebabkan karena komunikasi ini dapat dilakukan dengan bantuan media telepon, surat, gambar, lukisan dll.
Komunikasi non verbal (non verbal communication)
Dimana komunikasi yang disampaikan tidak menggunakan kata – kata melainkan gerak isyarat bahasa tubuh, ekspesi wajah dan kontak mata, juga penggunaan objek seperti baju, potongan rambut dsb, serta cara bicara seperti intonasi nada yang tinggi, gaya bicara, dan kualitas emosi. Contoh dalam komunikasi non verbal ini terlihat pada komunikasi gambar seperti televise, iklan baliho dll.
✓ Teori Komunikasi Antar Pribadi
1. Aprehensi komunikasi, adalah salah satu kondisi kognitif. Dimana seseorang mengetahui dengan sadar bahwa dirinya memiliki rasa khawatir dan ketakutan selama terjadinya komunikasi. Sehingga menjadikan ia seperti orang yang mati rasa karena tidak memiliki pikiran dan perasaan apapun bahkan juga tidak memahami sebab akibat sosial.
Penyebab aprehensi komunikasi, yaitu :
1) ktivitas yang berlebihan
2) proses kognitif tidak tepat
3) keterampilan dalam komunikasi tidak memadai.
2. Penilaian sosial
Orang biasa melakukan 2 hal dalam menerima pesan yakni mengontraskan dan mengasimilasikan. Kontras adalah distorsi perseptual yang menghantarkan pada polarisasi ide. Sedangkan asimilasi menunjukkan kekeliruan dalam melakukan penilaian yang bertentangan. Selain itu terdapat beberapa hal yang berpengaruh pada komunikasi antar pribadi yaitu :
• pembicaraan yang memiliki kredibilitas tinggi.
• ambiguitas seringkali dinilai lebih baik di banding dengan kejelasan.
• adanya individu yang bersifat dogmatis dalam menghadapi permasalahan.
3. Self-Disclosure, merupakan bagian dari kajian komunikasi prespektif internasional. Fokus utama dalam tindak komunikasi adalah aspek interaksi yang melibatkan indikator sebagai individu sosial. Ini digunakan juga untuk mengembangkan potensi kemanusiaan melalui interaksi sosial (Fister, 1986:243).
Kemudian, pada self-disclosure, komunikasi yang terjadi ketika individu berani membuka diri dan menyatakan informasi tentang dirinya. Informasi yang diungkapkan adalah informasi mendalam (rahasia).
4. Dialetika Relasional
Teori ini menganggap bila orang – orang yang menjalin relasi dan komunikasi antar pribadi, didalam batin mereka terjadi tarikan konflik. Kemudian, tarikan konflik tersebut menyebabkan relasi selalu berada dalam kondisi cair. Lalu situasi tersebut dikenal sebagai ketegangan dialektis, dimana kita serasa terayun antara harmonis dan konflik.
5. Pengurangan Ketidak Pastian
Teori ini menjelaskan bagaimana manusia menggali pengetahuan tentang lawan bicaranya. Ini bertujuan sebagai cara untuk mengurangi ketidak pastian dalam komunikasi. Sehingga mampu menimbulkan perasaan tenang dan nyaman selama berkomunikasi. Namun, jika tidak mengetahui latar belakang lawan bicaranya seperti orang asing, tentu menimbulkan perasaan tidak tenang, takut salah bicara dan tidak nyaman dalam berkomunikasi.
6. Penetrasi sosial
Pada teori ini menyatakan kedekatan antar pribadi itu berlangsung secara bertahap (gradual). Kemudian dilakukan berurutan dimulai dari tahap biasa hingga tahap intim. Ini merupakan fungsi dari dampak saat ini dan masa depan.
✓ Tujuan Komunikasi Antar Pribadi
Komunikasi Antar Pribadi yang terjadi antar individu memiliki beberapa tujuan, antara lain :
1) Menyampaikan Informasi – Tujuan utama berkomunikasi ialah menyampaikan informasi. Lalu di dalam komunikasi antar pribadi ditekankan kembali mengenai penyampaian informasi yang memiliki sifat intim dan mendekati komunikasi yang efektif.
2) Menumbuhkan Simpati – Dalam berbagi informasi, ada kalanya terselip beberapa pesan yang merupakan pengalaman pribadi. Baik dalam bentuknya pengalaman menyenangkan atau menyedihkan. Dari sana timbul rasa simpati yang dirasakan oleh kedua belah pihak.
3) Menumbuhkan Motivasi – Tidak jarang pula dari informasi yang dibagikan menimbulkan motivasi tersendiri. Apabila pesan tersebut berisi kisah – kisah inspiratif yang mampu menggugah kepribadian diri
✓ Manfaat Mempelajari Komunikasi Antar Pribadi
1) Komunikasi antar pribadi menjadikan kita lebih mengenal diri sendiri dan terbuka pada orang lain, serta mengetahui cara menanggapi dan memprediksi sikap dan tindakan orang lain pada kita.
2) Membuat kita menjadi lebih mengetahui dan mengenal lingkungan, kejadian sekitar juga orang lain.
3) Mengajarkan kita untuk lebih menghargai dan memelihara hubungan yang baik dengan orang lain guna meningkatkan rasa positif dalam diri dan meniadakan rasa kesepian, ketegangan dan stress.
4) Banyak waktu dapat dimanfaatkan untuk merubah pandangan orang tentang kita melalui komunikasi antar pribadi.
5) Ilmu komunikasi antar pribadi dapat dimanfaatkan untuk membantu orang lain dalam mmberikan nasihat dan saran seperti pada pekerjaan psikiater, psikolog dan ahli terapi.
✓ Karakteristik Komunikasi Antar Pribadi
Judy C. Pearson (1983) menyebutkan enam karakteristik komunikasi antarpribadi adalah sebagai berikut :
1.Komunikasi antarpribadi dimulai dengan diri pribadi (self)
Dalam berkomunikasi, terdapat berbagai persepsi komunikasi yang menyangkut pengamatan dan pemahaman. Semua hal tersebut dihasilkan dari dalam diri individu. Oleh karena itu, artinya komunikasi antar pribadi dibatasi oleh siapa diri kita dan bagaimana pengalaman kita.
2. Komunikasi antarpribadi mencakup aspek-aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi
Komunikasi antarpribadi dimaksudkan tidak hanya berkaitan dengan isi pesanyang menjadi media tukar, tetapi juga melibatkan siapa yang menjadi komunikan serta bagaimana hubungan kita dengan komunikan tersebut.
3.Komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang berkomunikasi
Kedekatan saat berkomunikasi diperlukan baik untuk sang komunikator, maupun juga komunikan. Oleh karena itu, jarak menjadi sangat penting untuk menilai keberhasilan suatu komunikai agar mencapai komunikasi yang efektif.
4. Komunikasi antarpribadi bersifat transaksional
Transaksional yang menjadi sifat komunikasi antar pribadi mengacu pada tindakan dari pihak-pihak yang berkomunikasi. Mereka secara serempak menyampaikan dan menerima pesan.
5. Komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya.
Dalam sebuah komunikasi antar pribadi, perlu adanya timbal balik yang berkaitan mengenai topik yang dibicarakan. Apalagi topik berbeda, akan terjadi kesenjangan dalam berkomunikasi dan menimbulkan keheningan serta salah pemahaman antara komunikator dan komunikan. Oleh karena itu, peran pesan menjadi sangat penting.
6.Komunikasi antarpribadi tidak dapat diubah maupun diulang.
Proses penyampaian pesan yang terjadi saat komunikasi antar pribadi berlangsung tidak dapat diubah atau diulang kembali. Apa yang telah disampaikan dan dipahami oleh kedua belah pihak akan memberi stimulasi berbeda – beda. Sehingga, perlu diperhatikan saat penyampaian pesan agar tercipta komunikasi yang kondusif.
✓ Ciri-ciri Komunikasi Antar Pribadi
Menurut beberapa ahli dalam bidang studi ilmu komunikasi , ciri-ciri komunikasi antar pribadi yaitu:
Kumar (Wiryanto, 2005: 36) dan De vito (Sugiyo, 2005: 4)
Keterbukaan (openness), sikap menanggapi informasi dengan hati yang gembira saat berinteraksi dalam hubungan antar pribadi.Empati (empathy), Situasi dimana komunikan turut merasakan apa yang dirasa oleh orang lain.Dukungan (supportiveness), situasi terbuka untuk mendukung komunikasi yang efektif.Rasa positif (positivenes), perasaan positif dalam diri turut mendorong orang lain untuk aktif berpartisipasi dan menciptakan suasana komunikasi yang kondusif.Kesetaraan (equality), pengakuan tersembunyi dalam diri kedua belah pihak untuk saling menghargai.
Menurut Rogers, ciri komunikasi antar pribadi, yakni :
Pesan yang disampaikan memiliki arus dua arah.Konteks memiliki tujuan dua arah. Tingkat umpan balik berkomunikasi tinggi.Kemampuan individu dalam mengatasi selektivitas tinggi. Kecepatan dalam menjangkau masyarakat sedikit lambat. Efek-efek yang ditimbulkan yaitu timbulnya perubahan sikap.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Sugiyo, 2005:4)
Menurut Departemen Pendidikan Kebudayaan dalam Sugiyo, 2005:4 , komunikasi antar pribadi memilki ciri :
Adanya partisipasi dalam arus komunikasi.Terjadinya dialog antar individu bukan monolog. Adanya interaksi selama terjadinya komunikasi.Adanya ikatan psikologis yang melibatkan kedua belah pihak.
Berdasarkan pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa komunikasi antar pribadi mempunyai ciri keterbukaan yang ditandai dengan ketersediaan kedua belah pihak untuk membuka diri. Kemudian saling memberikan reaksi, dan ikut terlibat merasakan pikiran dan perasaan orang lain selama komunikasi berlangsung.
✓ Kelebihan dan Kekurangan Komunikasikomunikasi Antar Pribadi
1. Tatap Muka Langsung
a. Kelebihannya:
• Langsung menerima feedback dari komunikannya saat proses interaksi berlangsung.
• Isi atau kedalaman sebuah pesan dapat tersampaikan dengan jelas dan juga dipertegas dengan komunikasi non-verbal dari lawan bicara yang dapat dilihat langsung.
Komunikasi.
• Komunikasi tatap muka dapat dengan mudah membujuk lawan bicaranya karena adanya pengaruh komunikasi lain dan pengaruh lingkungannya.
b. Kekurangannya:
• Komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang berkomunikasi. Komunikator dan komunikan harus mengorbankan waktu yang dimiliki untuk berkomunikasi.
• jangkauan yang sempit, maksudnya ialah individu-individu yang terlibat terbatas antara dua orang atau beberapa orang saja.
• Komunikasi antarpribadi tidak dapat diubah maupun diulang. Jika kita salah mengucapkan sesuatu kepada partner komunikasi kita, mungkin kita dapat meminta maaf dan diberi maaf, tetapi itu tidak berarti menghapus apa yang pernah kita ucapkan. Demikian pula kita tidak dapat mengulang suatu pernyataan dengan harapan untuk mendapatkan hasil yang sama, karena dalam proses komunikasi antar manusia, hal ini akan sangat tergantung dari respons partner komunikasi kita.
• Komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya (interdependen) dalam proses komunikasi.
• Komunikasi antarpribadi bersifat transaksional. Anggapan ini mengacu pada tindakan pihak-pihak yang berkomunikasi secara serempak menyampaikan dan menerima pesan.
2. Melalui Media
a. Kelebihannya:
• efektif karena menghemat waktu
• bisa dilakukan dimana saja, dan kapan saja kita inginkan.
b. Kelemahannya:
• Kelemahannya dari segi biaya yang harus ditanggung ketika berkomunikasi lewat internet, teleconference, Hp, telephone dan sebagainya.
• TidakTidak dapat digunakan untuk mempersuasi seseorang karena komunikasi yang dilakukan bersifat virtual.
• Adanya faktor kecepatan dan keluasan jaringan dalam pengaksesan.
• informasi sehingga tidak terbatas untuk kita melakukan komunikasi dengan beberapa orang atau banyak orang.
Komentar
Posting Komentar